Mau Tahu Agar Napas Tetap Harum dan Segar - Bau mulut terkadang menjadi hambatan untuk tampil mempesona di depan umum. Anda akan malu dan kurang percaya diri, sehingga gerak Anda menjadi terbatas dan tak leluasa berbincang bincang dengan teman-teman maupun pasangan Anda.
Bagaimana menjaga mulut agar tetap segar dan bebas dari bakteri?
Untuk mengantisipasinya, konsumsi karbohidrat yang sehat seperti brokoli, wortel, ubi jalar dan buah-buahan segar dalam diet Anda. Ini berguna untuk menyeimbangkan keluarnya lemak dan membuat napas lebih segar.
Dr. Jablow mengatakan, senyawa yang berasal dari mint dan klorofil akan menghambat penciptaan senyawa belerang yang mudah menguap, alias bau telur busuk (disebabkan oleh hidrogen sulfida) dan bau 'lambung' (disebabkan oleh metil merkaptan).
"Baking soda bersifat antibakteri, tidak ada alkohol, dan dapat membantu menyegarkan napas Anda dalam keadaan darurat jika Anda kehabisan obat kumur," katanya.
Pilih permen karet yang berisi pemanis xylitol, antibakteri, untuk membantu mengurangi gigi berlubang sekaligus meningkatkan kesehatan gigi dan gusi.
Bagaimana menjaga mulut agar tetap segar dan bebas dari bakteri?
1. Makan diet rendah karbohidrat yang seimbang dengan lemak dan protein.
Makanan berlemak akan menghasilkan keton, produk sampingan dari metabolisme lemak. Keton duduk di perut dan berfermentasi. Bau keton kemudian melewati kerongkongan dan menempel pada lidah.Untuk mengantisipasinya, konsumsi karbohidrat yang sehat seperti brokoli, wortel, ubi jalar dan buah-buahan segar dalam diet Anda. Ini berguna untuk menyeimbangkan keluarnya lemak dan membuat napas lebih segar.
2. Jangan lupakan sayuran.
Sayuran hijau akan meningkatkan lebih banyak basa, ini berguna bagi napas yang tak sedap dan menyeimbangkan keluarnya asam dalam tubuh.3. Makan lebih banyak apel atau sesuatu yang renyah dan sehat lainnya.
Buah-buahan yang keras bertindak sebagai sikat gigi alami. Tekstur renyah dari apel, seledri, wortel dan lainnya dapat menghilangkan makanan yang terjebak di sela-sela gigi dan menggosok bakteri yang menempel.4. Minum 48 ons air per hari.
Air putih berfungsi melumasi mulut, menjaga bakteri yang berguna dalam perut dan menjaga fungsi tubuh tetap normal.5. Minum jus hijau dan kurangi kopi.
Jus hijau mengandung kadar asam yang rendah dibanding kopi. Kadar asam yang tinggi dapat menyebabkan bau mulut.6. Kunyah daun mint segar atau peterseli.
Jika Anda ingin napas segar secara alami, kunyahlah daun mint. Mint akan membantu menyegarkan napas dan asupan sayuran Anda, sementara peterseli mengandung klorofil.Dr. Jablow mengatakan, senyawa yang berasal dari mint dan klorofil akan menghambat penciptaan senyawa belerang yang mudah menguap, alias bau telur busuk (disebabkan oleh hidrogen sulfida) dan bau 'lambung' (disebabkan oleh metil merkaptan).
7. Ambil probiotik.
Probiotik memberikan enzim yang dibutuhkan untuk memecah sari makanan yang cukup dan mengurangi kemungkinan fermentasi makanan di perut.8. Sikat dan gunakan benang sutra setiap hari.
Selain menyikat gigi setiap hari, membersihkan sela-sela gigi dengan benang juga penting. Menyikat gigi akan membantu membasmi lempengan dan bakteri pada gigi, tetapi flossing membantu menghilangkan sisa-sisa makanan yang tak terjangkau dengan sikat gigi.9. Membersihkan lidah.
Tak hanya gigi, lidah juga harus tetap dijaga kebersihannya. Di lidah, bakteri akan menempel dan menyebabkan bau mulut. Gunakan alat pengikis lidah untuk membasmi bakteri dan produk sampingan pada lidah.10. Bilas dengan obat kumur bebas alkohol dan mengandung senyawa zinc.
Dr Glassman menyarankan memilih untuk obat kumur tanpa alkohol atau bahkan membuat sendiri di rumah dengan menggunakan 1 sendok makan baking soda dituangkan ke dalam 1 cangkir air hangat dengan beberapa tetes minyak peppermint esensial."Baking soda bersifat antibakteri, tidak ada alkohol, dan dapat membantu menyegarkan napas Anda dalam keadaan darurat jika Anda kehabisan obat kumur," katanya.
11. Kunyah permen karet bebas gula dan mengandung xylitol
Permen karet dapat meningkatkan aliran saliva dan membantu menghapus beberapa bakteri dan pewarna.Pilih permen karet yang berisi pemanis xylitol, antibakteri, untuk membantu mengurangi gigi berlubang sekaligus meningkatkan kesehatan gigi dan gusi.
Komentar
Posting Komentar